Seperti Ini Orang Pertama yang Diadili di Hari Kiamat, Memprihatinkan

Wahai kaum muslimin, sebagai manusia yang beriman kita wajib untuk percaya dengan yang namanya hari akhir/hari kiamat. Hari kiamat ini nantinya cepat atau lambat akan segera datang sehingga sebelum datangnya hari kiamat kita sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Untuk itu perlu anda tahu bahwa oterdapat beberapa tipe orang yang akan diadili pada hari kiamat dan orang pertama yang akan di adili di hari kiamat adalah orang-orang yang dusta.

Loading...

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (RA) ia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya manusia pertama yang diadili pada hari kiamat adalah orang yang mati syahid di jalan Allah. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan (yang diberikan di dunia), lalu ia pun mengenalinya. Allah bertanya kepadanya, ‘Amal apakah yang engkau lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ ia menjawab, ‘Aku berperang semata-mata karena Engkau sehingga aku mati syahid.’ Allaah berfirman: ‘engkau dusta! engkau berperang supaya dikatakan seorang yang gagah berani. Memang demikianlah yang telah dikatakan (tentang Dirimu).’ Kemudian diperintahkan (Malaikat) agar menyeret orang itu atas mukanya (tertelungkup), lalu dilemparkan ke dalam neraka.”

Berikutnya orang (yang diadili) adalah seorang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca Al-Qur’an. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengakuinya. Kemudian Allah menanyakannya, ‘amal apakah yang telah engkau lakukan dengan kenikmatan-kenikmatan itu?’ Ia menjawab, ‘Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya serta aku membaca Al-Qur’an hanyalah karena Engkau.’ Allah berfirman, ‘engkau dusta! engkau menuntut ilmu agar dikatakan seorang ‘alim (yang berilmu) dan engkau membaca Al-Qur’an supaya dikatakan seorang qari’ (pembaca Al-Qur’an yang baik) dan hafidz. Memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (Malaikat) agar menyeret atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka.”

Berikutnya yang diadili adalah orang yang diberikan kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengakuinya. Allah Ta’ala bertanya, ‘Apa yang telah engkau lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ Dia menjawab, ‘aku tidak pernah meninggalkan sedekah dan infak pada jalan yang Engkau cintai, melainkan pasti aku aelakukannya semata-mata karena Engkau.’ Allaah berkata, ‘engkau dusta! engkau berbuat yang demikian itu supaya dikatakan seorang dermawan (murah hati) dan memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (Malaikat) agar menyeretnya dan melemparkannya ke dalam Neraka,” (HR. Muslim)

Demikian da;am hadis Nabi yang sangat menggetarkan hati, Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khatthab RA berkata bahwa ia mendengar dan bersabda:

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena perempuan yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (Muttafaqun ‘alaih).

Sumber : sindonews



BACA ARTIKEL LAINNYA
Loading...